Saturday, October 15, 2016

TUGAS MANDIRI KOLABORASI RUJUKAN PRAKTEK KEBIDANAN

TUGAS MANDIRI KOLABORASI RUJUKAN PRAKTEK KEBIDANAN


 


PENGORGANISASIAN
 PRAKTEK KEBIDANAAN


                Pengorganisasian praktek kebidanan dapat dibedakan
 menjadi 3yaitu:

1.       Tugas Mandiri

*  Menetapkan manejemen kebidanan pada setiap asuhan kebidanan yang  diberikan.
*  Memberikan pelayanan dasar pada anak,ramaja dan wanita pranikah dengan melibatkan klain.
*  Memberikan asuhan kebidanan kepada klain selama kehamilan normal.
*  Memberikan asuhan kebidanan kepada klien dalam masa persalinan dengan melibatkan klien dan keluarga.
*  Memberikan asuhan kebidanan pada bayi baru lahir.
*  Memberikan asuhan kepada klien dalam masa nifas dengan melibatkan klien/keluarga.
*  Memberikan asuhan kebidanan pada wanita usia subur yang membutuhkan pelayanan keluarga berencana.
*  Memberikan asuhan kebidanan pada wanita dengan gangguan system reproduksi dan wanita dalam masa klimakterium dan menopause.
*  Memberikan asuhan kebidanan pada bayi,balita dengan melibatkan keluarga.

Contoh kasus ;

*  Ibu melahirkan normal tanpa adanya gangguan kehamilan ( Persalinan normal ).
*  Pengobatan pada kasus dismenorhoe.
*  Pengobatan pada kasus anemia ringan.
*  Pada remaja korban pemerkosaan dengan ruftur pada serviks atau mukosa.
*  Dilakukan tindakan hecting pada Vagina.
*  Dilakukannya tindakan KB pasca Persalinan.
*  Pemberian Imunisasi pada Balita.
*  Pelayanan Kesehatan Masyarakat.
*  Memberikan penyuluhan - penyuluhan pada masyarakat mengenai status kesehatan.



2.      TUGAS KOLABORASI / KERJASAMA.

*  Menerapkan manajemen kebidanaan pada setiap asuhan kebidanan sesuai fungsi kolaborasi dengan melibatkan klien dan keluarga.
*  Memberikan asuhan kebidanan pada ibu hamil dengan resiko tinggi dan pertolongan pertama pada kegawatdaruratan yang memerlukan tindakan kolaborasi.
*  Memberikan asuhan kebidanan pada ibu dalam masa persalinan dengan resiko tinggi dan keadaan kegawatdaruratanyang memerlukan pertolongan pertama dengan tindakan kolaborasi dengan melibatkan klien dan keluarga.
*  Memberikan asuhan kebidanan pada ibu dalam masa nifas dengan resiko tinggi dan pertolongan pertama pada kegawatdaruratan yang memerlukan tindakan kolaborasi dengan klien dan keluarga.
*  Memberikan asuhan kebidanan pada bayi baru lahir dengan resiko tinggi dan mengalami komplikasi serta kegawatdaruratan yang memerlukan pertolongan pertama dengan tindakan kolaborasi dengan melibatkan klien dan keluarga.
*  Memberikan asuhan kebidanan pada balita dengan resiko tingi yang mengalami komplikasi serta kegawatdaruratan yang memerlukan tindakan kolaborasi dengan melibatkan klien dan keluarga.

Contoh kasus:

*  Pengobatan pada kasus asfiksia berat.
*  Pengobatan mata pada kasus bayi dengan ibu yang menderita gonore.
*  Pengobatan pada kasus perdarahan intracranial.
*   Pengobatan pada kasus Hipoglikemia.
*  Pengobatan pada penyakit-penyakit mfeksi lainnya seperti ISPA. diare dan sebagainya.

Contoh 1 :

Pada kasus bayi yang menderita gonoblenorhoe ( ibu menderita gonore )
dilakukan kolaborasi untuk pemberian therapi pengobatan Antibiotika.

Contoh 2 :

Pada kasus radang panggul dilakukan kolaborasi untuk pemberian therapi obat antibiotika dan symptomatic.



3.      TUGAS KETERGANTUNGAN / MERUJUK.

*             Menerapkan manajemen kebidanan pada setiap asuhan kebidanan sesuai dengan fungsi keterlibatan klien dan keluarga.
*             Memberikan asuhan kebidanan melalui konsultasi dan rujukan pada ibu hamil dengan resiko tinggi dan kegawatdaruratan.
*             Memberikan asuhan kebidanan melalui konsultasi dan rujukan pada masa   persalinan dengan penyulit tertentu dengan melibatkan klien dan keluarga.
*Go to link download